PULASTA

RESI PULASTA adalah putra Resi Wasista, keturunan Bathara Sambodana, putra Bathara Sambu. Ayahnya, Resi Wasista merupakan kakak kandung Prabu Danurdana, raja negara Lokapala. Resi Pulasta menikah dengan Dewi Padmarini, seorang hapsari dan mempunyai seorang putra bernama Supadma/Resi Supadma yang menjadi brahmana di pertapaan Hargajembatan.
Resi Supadma sangat tekun bertapa sehingga menjadi sangat sakti. Memiliki sifat dan perwatakan ; jujur, arif bijaksana dan suka melucu. Ia merupakan makluk yang dicintai Dewata, karenanya setelah usianya lanjut , Resi Pulasta diangkat derajatnya menjadi dewa bergelar Bathara Pulasta.
Resi Pulasta pernah menolong Prabu Dasamuka, raja negara Alengka yang masih cucu buyutnya dari siksaan Prabu Arjunasasra, raja negara Maespati. Ia menukar kebebasan Prabu Dasamuka dengan kesaktiannya menghidupkan kembali para senapati perang dan prajurit Maespati yang tewas dalam peperangan melawan prajurit Alengka. Pada saat berlangsungnya perang Alengka, Resi Pulasta turun dari kahyangan menemui Kumbakarna yang akan maju ke medan peperangan membela tanah leluhurnya dari serangan Prabu Rama dan laskar keranya. Kepada Kumbakarna, Resi Pulasta memberikan wejangan tentang darma bagi seorang satria.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s