Contoh Kalimat Bahasa Krama Inggil

Bahasa krama inggil itu lebih menghargai orang lain, juga disebut basa krama halus.

Contohnya.
1. Bapak tindak dhateng Jakarta dinten Minggu.
2. Pak Bagyo nembe mucal kelas sekawan.
3. Pak Badrun mundhut sepatu.
4. Eyang kakung nembe siram.
5. Buku kulo dipun asto Bu Guru.

Kalau kita perhatikan, kalimat di atas diucapkan sangat halus sekali, sebagai bentuk untuk ngajeni (menghormati) antarane Bapak, Pak Bagyo, Pak Badrun, Eyang Kakung dan Bu Guru.

Terkadang ada juga yang mengucapkan krama tok, kurang halus. Semisal mundhut diganti tumbas.
Mungguhe boso jowo yo kurang pas, masalahe Pak Badrun adalah jelas-jelas orang yang patut dihargai.

Kurang ngajeni kalau kata mundhut diganti tumbas, kata asta diganti beto dan sebagainya.
Itulah contoh betapa besarnya kaluhuran yang diucapkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s